Beginilah Kalau ‘Nemu’ Temen Indonesia!

Di University of Southampton, ada program perkenalan sederhana yang namanya Campus Walking Tour. Kita cuma ngumpul di SUSU, semacam perkumpulan mahasiswanya, trus jalan-jalan keliling kampus dibimbing seorang volunteer berseragam.

Kemarin, aku bersama Kak Njoo ikut program ini. Tinggal setor muka di SUSU, tunggu beberapa orang, trus muter-muter deh. Waktu aku nunggu, udah ada satu cowok dan satu cewek. Yang cowok namanya Rafael dari Meksiko. Aku mengulurkan tangan yang cewek, “Hi! Tika.”

Dia menyambut jabatan tanganku, “Hi! Iren.”

Iren. Beneran i-ren. Bukan ay-rin. Ku tembak lah dia, “Orang Indonesia ya?”. Dan ternyata bener donk. Hahahaha…

Sejurus kemudian, aku, Kak Njoo, Iren, dan Rafael dibimbing Layla jalan keliling kampus.

Selesai Campus Walk Tour, Layla mempersilahkan pertanyaan. Kesempatan ini dimanfaatkan Iren banget. Dia mengajukan pertanyaan terpenting abad ini, “Di mana sign board besar University of Southampton?”.

Layla sempat bingung gitu. Secara, di sini banyak sign board. Tapi enggak ada yang besar-besar amat. Beneran enggak ada. Apalagi yang sampai dibikin prasasti kayak ITS, UI, atau universitas Indonesia lain.

“Kayaknya gue tau di mana dan buat apa deh Ren,” dan kami terbahak-bahak menangkap kode yang orang Indonesia banget.

Let’s find a sign board and TAKE A SELFIE!