Four Thumbs Up Penulis Indonesia!

Akhir pekan selalu sukses jadi alasan bermalas-malasan. Apalagi ketika hujan sudah lebih dulu terbangun sebelum mata kita. Hm, udara pagi yang sejuk dan ‘basah’ adalah harta karun terindah bagi siapapun yang bosan dengan panas Surabaya.

Itulah yang terjadi pagi ini. Ketika jam dinding menunjukkan pukul 7.30, kelopak mata saya masih enggan bercerai. Badan pun semakin mesra dan intim dengan kasur. Kalau sudah begini, yang biasanya saya lakukan adalah mencari remote TV Tunner, membiarkan ocehannya menarik perhatian hingga mata ikhlas terbuka.

Ketika tangan meraba mencari teman tidur paling setia setelah handphone, otak saya ‘salto’. Ia melompat, berputar ke belakang hingga memori beberapa hari lalu. Hari ketika saya harus ‘menyekolahkan’ monitor PC ke kios bersemboyan Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah. Berkolaborasi dengan TV Tunner, monitor inilah yang biasanya membangunkan pagi saya. Namun, untuk sebuah workshop atau pelatihan, tak apalah ia istirahat sejenak di sana.

“Yang penting saya harus hadir di tengah cerpenis Surabaya tanggal delapan nanti,” gumam otak ndhridhis (banyak tingkah) saat itu.
Lanjutkan membaca “Four Thumbs Up Penulis Indonesia!”