Survey Happiness Project

A HAPPINESS PROJECT

26 September 2019 adalah hari terakhir saya bekerja di sebuah media masa berbasis riset. Tiga puluh hari terakhir sejak surat pengunduran diri dilayangkan, secara mengejutkan malah jadi hari-hari terkonyol.

Tidak terhitung berapa gelas kopi gratisan saya terima dari orang-orang yang mencoba ngulik alasan saya resign, berusaha mendapatkan narasi mengapa saya nggak happy hingga harus pindah kerja.

Saya pikir, lucu juga ada orang melakukan riset, mengumpulkan informasi dan melakukan analisis cocoklogi untuk suatu narasi “nggak happy”. Padahal bekerja di tempat tersebut seperti honeymoon bagi saya.

Penasaran dengan isi kepala orang tentang saya, terbikinlah survei ala-ala ini. Kamu boleh isi juga kok:

Selain menangkap kesan, jawaban survei tersebut suprisingly kenang-kenangan terindah yang sukses bikin senyum-senyum sendiri. Apalagi ternyata ada artis ternama yang ikut ngisi:

Hampir pingsan lho saya dapat responden Edward Pattinson. Semacam mutasi penggabungan tokoh Twilight Saga ganteng lagi umur panjang Edward Cullen dan aktor peraih 11 nominasi MTV Choice Award, Robert Pattinson.

Respon lain yang sukses bikin saya senyum-senyum sendiri…

Some of them are quite precise, isn’t it?

Mungkin ada beberapa catatan yang perlu diketahui:

  1. Menampilkan respon survei di atas adalah bagian dari pencitraan, sehingga cuma jawaban yang menarik saja yang ditampilkan. Hehehe..
  2. Jangan coba-coba bikin kalau belum siap dengan positivity yang memenuhi hati dan pikiran!

Sebab, saya sendiri nggak siap menerima jawaban lucu dan manis yang berkesan bagi mereka. Termasuk untuk hal sederhana seperti ini:

Yang ingin saya sampaikan di sini, bekerja di manapun selalu ada hal-hal yang bikin kita nggak happy. Kerjaan menumpuk, bos galak, temen kantor rese, you mention it.

Namun yang perlu diingat, happiness project bukan proyeknya HRD saja. ‘Mentang-mentang’ lingkupnya di kantor lalu semua salah HRD. Atasan ikut salah pula. Semuanya salah.

Padahal yang bertanggungjawab paling besar dengan happiness kita ya diri kita sendiri. Shit happens, but you decide to flush or not to flush. 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s