Tabu

Nak Kicil dan Pak Suam Milenial (foto: Dokumen IDN Times)

Kamu tahu dua kata yang paling tabu diucapkan di jaman sekarang?

Tidak tahu?!

Betul! “Tidak Tahu” adalah dua kata paling dilarang diucapkan di era Industri 4.0! Eranya generasi DON’T ASK ME QUESTIONS YOU CAN GOOGLE.

Beberapa hari terakhir antibodi Nak Kicil lemah sekali. Sebagai emak-emak milenial Era 4.0, aku google dokter spesialis anak terbaik di negara Great Britkasi. Seketika itu juga aku unduh aplikasi RS Hermina untuk make appointment bertemu dokter tersebut keesokannya. Semudah itu!

Di jaman ini semuanya jauh lebih mudah dan lebih baik dari jaman aku lahir. Di belahan bumi manapun.

Tidak ada lagi negara miskin. Lebih dari 80 persen populasi bumi sudah mendapat listrik. Hampir tidak ada keluarga dengan 10 anak seperti keluarga Mbah Putri.

Demikian menurut buku Factfulness yang ditulis Hans Rosling, seorang dokter di Amerika yang tidak sempat subscribe YouTube Atta Halilintar sebelum mati.

Meskipun kesejahteraan penduduk dunia jauh lebih baik, kenapa orang stress dan depresi lebih banyak? Bukan saja lebih banyak, tapi dialami di usia yang lebih dini. Kamu tahu kenapa? Coba baca Everything Is Fucked tulisan Mark Manson.

Seorang bapak terkonyol bilang, orangtua sekarang harus tahu semuanya.

Semuanya!

Kalau ada apa-apa sama anak, jutaan telunjuk mengarah ke kita. Ikut menyalahkan.
Kenapa nggak begini? Kenapa nggak begitu? Kan bisa googling. Kan ada di blog si anu. Kan dibahas di Quora. Kan bisa tanya Ahli Itu di Twitter. Kan bisa dibaca di Highlight Instagram Dokter Kikukikuk. Kan bisa ikut kulwap (kuliah WhatsApp). Kan ada tutorialnya di YouTube. Kan bisa ikut kursus online Akademi Kan. Kan, kan, kan…

Kenapa nggak begini? Kenapa nggak begitu?
Kan bisa googling. Kan ada di blog si anu. Kan dibahas di Quora. Kan bisa tanya Ahli Itu di Twitter. Kan bisa dibaca di Highlight Instagram Dokter Kikukikuk. Kan bisa ikut kulwap (kuliah WhatsApp). Kan ada tutorialnya di YouTube. Kan bisa ikut kursus online Akademi Kan. Kan, kan, kan…

Kan bisa googling. Kan ada di blog si anu. Kan dibahas di Quora. Kan bisa tanya Ahli Itu di Twitter. Kan bisa dibaca di Highlight Instagram Dokter Kikukikuk. Kan bisa ikut kulwap (kuliah WhatsApp). Kan ada tutorialnya di YouTube. Kan bisa ikut kursus online Akademi Kan. Kan, kan, kan…

Itulah kenapa “Tidak Tahu” jadi haram di era ini.
Dan itulah juga alasan semakin banyak orang stress dan depresi. Kita enggak boleh enggak tahu. Enggak boleh enggak bisa. Enggak boleh enggak oke.

Dan itulah juga alasan semakin banyak orang stress dan depresi.
Kita enggak boleh enggak tahu. Enggak boleh enggak bisa. Enggak boleh enggak oke.

Kita enggak boleh enggak tahu. Enggak boleh enggak bisa. Enggak boleh enggak oke.

Trial-and-error bukan untuk generasi orang tua eraku sekarang, kata Pak Fredrik Backman (Things My Son Needs to Know about the World). Error sedikit saja, warganet di luar sana siap melahap. Melempar komentar pedas tanpa nama. Tanpa merasa perlu bertanggungjawab.

Kalaupun tidak berkomentar, di-share. Screenshot dan tautan dibahas di grup.
Grup tanpa Si AnehYangKakinyaBau. Grup tanpa Si Bos. Grup anti-gosip-gosip-club. Grup tanpa Si TukangGosip.

Grup tanpa Si AnehYangKakinyaBau. Grup tanpa Si Bos. Grup anti-gosip-gosip-club. Grup tanpa Si TukangGosip.

Menurutmu, mana yang lebih baik? Grup keluarga penuh broadcast hoax politik identitas, atau grup pertemanan Lambe Turah Tumpah Ruwah?
Jangan bilang “Tidak Tahu”!

Jangan bilang “Tidak Tahu”! Coba dibahas dulu di grup kamu. Atau tanya followermu. Mungkin ada yang tahu.

2 tanggapan untuk “Tabu

  1. Karena emak2 skrg canggih dan serba tahu, maka nenek, mbah, eyang, gak mudah kasih advis menurut jamannya.
    Setiap generasi melahirkan era yang berbeda.

Tinggalkan Balasan ke AM Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s