Google Map The Explorer (1)

Hari keempat di Jerman, aku mengawali hari dengan tekad bulat sarapan berkualitas di Jamme Ja. Kalau di Indonesia, ada Suami yang jadi kompas hidup. Dia tahu arah mata angin di manapun kami berada. Tinggal sebut tempatnya, dia udah tahu harus lewat mana. He is so irreplaceable! Aku belum nemu orang secanggih dia nih di sini.

Maka, atas nama Persatuan Istri-Istri Seksi Mandiri Berdikari, aku pelajari peta baik-baik. Gimana jalan kaki dari apartemen ke Neue Bahnhofstraße, belok-belokannya, dan posisi persisnya Jamme Ja. Steven? Jangan khawatir, dia masih tidur!

Setelah teriak-teriak kebakaran, bunyiin alarm, dan pukul-pukul panci, akhirnya aku berhasil membangunkan Steven. Ini sungguh prestasi yang membanggakan!

Kurang dari satu jam kemudian, kami sudah siap di taman depan apartemen, berdiri jumawa dengan ransel kecil ala Dora The Explorer.

Dora Tika: Apakah yang kita butuhkan untuk penunjuk jalan ke Jamme Ja?
Don Steven: Peta!
Dora Tika: Google Map, nyong! Peta kelamaan!
Don Steven: Ok, Google Map!
Dora Tika: Ya, Google Map! Katakan Google Map!
Don Steven: Udah tadi! Google Map!
Dora Tika: Jadi untuk menuju ke Jamme Ja kita harus melewati taman kota, stasiun, dan restoran gay.
Don Steven: Taman kota, stasiun, dan restoran gay!
Don Steven: Eh, kenapa kita nggak makan di restoran gay aja?
Dora Tika: Steve, please! Nggak sekarang!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s