Kisi-kisi Aplikasi Visa Pelajar Inggris (Tier 4 General Student)

Siapa bilang mengurus visa pelajar (Tier-4) ke Inggris itu rumit?

Emang bener! Apalagi kalau males baca manualnya. Hehehe…

Tetapi kali ini aku nggak akan memperdebatkan kenapa e-book manual aplikasi visa Tier 4 Students jarang dibaca aplikan. Coba saja download bukunya di sini. Ada 91 halaman tulisan semua, nggak ada gambarnya apalagi foto Pangeran Harry. Membosankan.

Aku akan bercerita pengalamanku mengurus Visa4UK Tier-4 (General) Students, yang selanjutnya disingkat Visa Tier 4.

Baiklah, mari kita mulai dari pertanyaan pertama:
Apa yang harus dipersiapkan untuk mengajukan aplikasi Visa Tier 4 ini?

Yang pertama adalah waktu. Kalau kamu nggak sempat baca buku panduan Tier-4, minimal bacalah dengan seksama langkah-langkah mengisi Visa Tier 4 di sini. Di situ sudah disebutkan secara gamblang syarat-syaratnya, termasuk biaya yang dibutuhkan.

Yang kedua, ongkos. Saat post ini ditulis, visa fee Tier 4 adalah GBP 322. Nilai tersebut setara USD 502. Supaya lebih akurat, bisa dikalkulasi di situs pemerintah Inggris ini. Ini belum termasuk asuransi kesehatan imigrasi, Immigration Health Surcharge (IHS). Besarnya IHS yang harus dibayar bervariasi dan bisa dihitung di sini. Sebagai contoh, aku:

  • Warga Negara Indonesia
  • usia di atas 18 tahun
  • akan ke Inggris sendirian (tanpa dependent)
  • apply visa dari luar Inggris
  • visa route: PBS Tier 4 Student
  • visa type: Tier 4 (General) (Sponsored) Student
  • masa perkuliahan: September 2015 – September 2016

Dengan detil di atas, aku harus membayar IHS sebesar GBP 225 atau USD 353. Oh iya, acuan kurs mata uang yang paling dekat dengan lembaga imigrasi Inggris adalah xe.com.

Yang ketiga, dokumen sponsor. Sponsor di sini adalah universitas tujuan sebagai pihak yang ‘mengundang’ kita ke Inggris. Dokumen tersebut adalah CAS, Certificate of Acceptance for Studies. Cek juga di CAS, apakah programmu butuh ATAS (Academic Technology Approval Scheme), terutama jurusan teknik dan engineering. Kalau ternyata kamu perlu keduanya, kelarin dulu urusan CAS dan ATAS dengan universitas sponsor.

Untuk awardee LPDP, dokumen lain yang diperlukan adalah Letter of Guarantee (LoG). LoG ini biasanya diberikan setelah mengikuti PK. Kalau terpaksa ngurus visa sebelum PK, mintalah Letter of Sponsorship untuk kedutaan dari LPDP. Data-data yang ada di LoS ini juga akan dipakai untuk mengisi formulir aplikasi, terutama bagian Maintenance and Fees.

Keempat dan tak kalah penting adalah sertifikat bebas Tuberculosis (TB Check). Di Indonesia Raya ini, cuma ada 3 rumah sakit yang bisa mengeluarkan sertifikat tersebut, yaitu RS Premier Jatinegara, RS Premier Bintaro, dan BIMC Hospital Kuta Bali. Perlu diingat bahwa tidak ada walk-in tes TB. Kita harus buat janji dulu melalui telepon, dan siap kocek Rp 690.000. Hasilnya bisa diambil dua hari setelah tes.

Yang kelima, yang baru saja dirilis aturannya 6 April 2015 lalu adalah UKVI IELTS. Ini adalah ujian kecakapan berbahasa Inggris, IELTS, khusus aplikasi visa. Jadi sekarang ada batas minimum band yang harus dicapai, yaitu 5,5 overall maupun masing-masing skill. Kalau kamu sudah mencapai batas ini pada ujian IELTS sebelum 22 April, nggak perlu ambil UKVI IELTS lagi. Info lebih lanjut, silahkan cek di sini.

Setelah semua dokumen beres, selanjutnya apa?

Tentu saja mengisi aplikasi visa. Mendaftar aplikasi UK Visa tidak bisa dilakukan secara offline maupun walk-in. Begitu pula membayar visa fee. Jadi kita nggak bisa mak bedunduk muncul di VFS. Bisa-bisa malah diusir satpam.

Cara mendaftar visa cukup mudah:

  1. Kunjungi portal Visa4UK
  2. Buat akun (Register an Account)
  3. Isi formulir aplikasi sesuai data diri, data yang ada di CAS (terutama bagian Sponsorship)
  4. Pilih lokasi BRP Collection. Default-nya, BRP Collection dilakukan di kantor pos di kota tempat universitas kita. Lebih enak lagi kalau universitasmu punya Visas & Immigration Student Advice Service (VISAS) sehingga BRP Collection bisa dilakukan di universitas. Biasanya VISAS akan mengirimkan email setidaknya 3 bulan sebelum tanggal perkuliahan yang berisi Alternative Collection Location Code dan detail alamat. Kode itulah yang perlu dimasukkan di bagian BRP Collection
  5. Buat janji biometric (book appointment). Di sinilah alasan kenapa kita tidak bisa datang seenaknya ke VFS.
  6. Bayar visa fee menggunakan kartu kredit
  7. Cetak form aplikasi.

O iya, jangan lupa bayar IHS juga ya. Saat aku apply visa, IHS dibayarkan di portal terpisah milik pemerintah Inggris. Namun per 5 Juli 2015, pembayaran IHS akan disatukan di portal Visa4UK.

Ribet nggak sih ngisi aplikasi visa?

Leumayaaann.. Makanya aku sarankan baca buku manual di bagian-bagian penting.

Atau, kamu bisa latihan ngisi aplikasi dengan mengisi formulir Personal Details dan Tier-4 Student ini. Klik untuk download yah.. Panduan mengisi aplikasi bisa disimak di sini.

Buat yang tinggal di luar Jakarta, bagaimana? Nggak bisa datang langsung apply visa juga?

Pertanyaan yang bagus. Daftar visa nggak mengenal di mana tempat tinggal. Jadi, saranku adalah isi daftar dan isi dulu aplikasi visa secara online dari tempatmu, lalu buat janji biometric. Setelah dapat tanggal biometric, telpon lah RS Premier untuk buat janji TB Check.

Usahakan TB Check dilakukan 2 atau tiga hari sebelum biometric. Jadi setelah kamu dapat sertifikat bebas TB, bisa langsung biometric di hari berikutnya.

Kalau nggak punya kartu kredit bagaimana?

Konon bisa pakai kartu debit bertanda Visa/MasterCard. Tapi aku pribadi sangat tidak menyarankan hal ini, karena kalau transaksi dicatat pihak ketiga dan kita jadi korban fraud atau phishing, uang tidak bisa kembali.

Lebih baik pinjam kartu kredit keluarga atau teman yang available limitnya di atas 12 juta rupiah. Berikan uangmu langsung ke yang bersangkutan, atau langsung bayar kartu kreditnya supaya limitnya nggak berkurang gara-gara urusan kita.


Sebagai catatan, aku dibantu Pak Roy Samosir dari IDP Kuningan. Tetapi aku tetap mengikuti step-by-step nya dengan dipandu Pak Roy melalui telepon. Selain beliau, sumber informasi posting ini adalah buku manual, blog independen Suryanara, catatan seminar kuliah di luar negeri, catatan konsultasi UK Visa di pameran-pameran pendidikan.

Saran lainnya, rajinlah ikut seminar tentang visa yang diadakan di pameran pendidikan terutama yang digelar British Council dan Education UK. Di situ biasanya penyelenggara mengundang pihak imigrasi Inggris untuk memaparkan sekaligus tanya-jawab UK Visa.

Plus, bacalah dengan seksama situs pemerintah Inggris terkait keimigrasian. Banyak perubahan aturan akhir-akhir ini, dan jauh lebih ketat. Jangan sampai visa kamu ditolak karena ketidaktahuan terhadap peraturan baru.

Dari aku sekian dulu. Minggu depan aku biometric nih di VFS Kuningan City. Nanti aku share di posting terpisah ya..

Iklan

2 pemikiran pada “Kisi-kisi Aplikasi Visa Pelajar Inggris (Tier 4 General Student)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s