Selamat Malam, Pagi (1)

Facebook Messenger, pertengahan Februari 2015

Tika We: Selain intern, di Jakarta agendanya apa?

Evi: Cari DVDnya ‘Selamat Pagi Malam’!

Selamat Pagi Malam

Dari percakapan inilah posting ini bermula. Kalau kamu mengikuti tiap blog postku, nama Evi pasti nggak asing. Ia adalah temanku yang sedang menempuh studi pascasarjana di Wageningen, Belanda. Bulan ini dia berkesempatan magang di Jakarta.

Sudah sejak lama dia mencari DVD Selamat Pagi Malam. Bahkan film ini jadi topik pembuka saat bertemu di Sarinah. Karena dia ngebet banget, aku coba cari di USee TV di berbagai kategori, termasuk yang berbayar. Nihil. Cari di YouTube dengan berbagai keyword, sama aja.

“Ini tuh film indie ya Jeng?” kataku dengan mulut penuh ayam goreng, “Biasanya kalau indie cuma bisa nunggu acara screening.”

Dugaanku bukan tanpa alasan. Film tersebut tidak lebih terkenal dari film Pocong Kesurupan, tapi sangat dicari. Pasti film bagus. Film bagus tapi nggak ada di YouTube, berarti film indie.

“Enggak kok. Sebenernya film ini udah diputer di bioskop tahun lalu tapi cuma 2 minggu gitu. Dia keluarnya bareng sama Transformer, jadi kalah heboh.”

Glek! Ayam goreng kolonel jenggot nyangkut di tenggorokan. Nggak ada harapan. Gagal bikin hepi Evi.

Ya sudahlah. Demikian akhir cerita berburu film.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s