5 Hari Menuju Korea: Ujian Sebelum Berangkat

Seminggu di Korea berarti seminggu nggak kerja. Semua pekerjaan yang semestinya dikerjakan dipepet pet, hingga bisa selesai sebelum berangkat ke Korea.

Blog post 6 Hari Menuju Korea terpaksa terlewatkan. Kemarin aku dipermainkan oleh lalu lintas Jakarta, plus demam yang tak kunjung turun sejak 2 hari lalu. Agaknya aku terkena radang tenggorokan. Lagi. Padahal yang namanya mau naik pesawat itu nggak boleh sakit, apalagi flu. Bisa berbahaya. Cairan yang ada di hidung dan tenggorokan bisa naik ke telinga karena tekanan udara. Ini yang menyebabkan telinga sakit saat pesawat lepas landas maupun mendarat. Sementara itu, hari Sabtu aku ada ujian IELTS. Dan aku belum belajar. Ujian, kerjaan, dan kesehatan badan sedang merongrong minta perhatian. Maaf, ini paragraf curhat.

Kemarin ternyata Nana blast email lagi. Masih tentang rencana company outing ke Korea. Selama di Korea, kami akan menginap di Siheung Tourist Hotel. Hotel ini cuma dapat 2 bintang di Trip Advisor. Tapi aku berharap bintang ini bisa bertambah jadi 5 kalau dihuni orang kantor yang heboh-heboh.

Dress code di Korea
Dress code di Korea

Hal yang paling memusingkan bagiku, tapi mungkin menyenangkan bagi yang lain, adalah DRESS CODE. Seperti disebutkan di email di atas, saat berangkat kami harus pakai baju biru. Dari jaman syuting bareng Hijabee Surabaya, sampai sekarang, kenapa yang namanya dress code pasti warna biru? Sementara itu aku nggak punya kaos warna biru. Tau nggak sih permasalahan guwekh ini? Baju-baju guwekh kan warnanya ungu, bukan biru. Dan polo shirt yang akan ku pakai saat Special Dinner pun warnanya ungu. Ada yang mau nyumbang baju biru? Seenggaknya, kalau kamu belum pernah ke Korea, baju birumu sudah ke Korea duluan. Hehe…

Korea blast Luggage

Seperti yang sudah-sudah, Happiness Committee memberlakukan Luggage Down Service. Jadi koper yang akan dibawa, dikumpulkan terlebih dahulu satu atau dua hari sebelum keberangkatan. Tujuannya memudahkan kami, dan membuat kami tampak keren. Maksudnya, kami nggak begadang karena packing malam sebelum berangkat ke Korea. Packing-nya sudah jauh-jauh hari. Selain itu, kami akan tampak sedikit lebih keren karena ke bandara cuma bawa tas jinjing, nggak “ngoyo” bawa koper. Eh, tapi walaupun harus dorong koper sendiri, kami tetep keren kok. Nggak percaya? Lihat saja nanti di Bandara Incheon. Konon, di sana nggak ada porter sehingga kami harus bawa koper kami masing-masing melewati petugas imigrasi.

Iklan

Satu pemikiran pada “5 Hari Menuju Korea: Ujian Sebelum Berangkat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s