Tentang Orang Jerman dan Kakus Jakarta

Posting ini terinspirasi percakapan di Viber dengan sahabatku, Ulrich Wirth.

Sebelumnya, aku mau kenalkan mantan klienku ini. Uli, begitu aku memanggilnya. Nama pria asal Jerman yang bekerja di New Jersey, Amerika ini terlalu sulit diucapkan. Dia bekerja untuk perusahaan freight-forwarding (ekspor-impor) pun denganku di sela masa kuliah dulu.

Seperti yang kita tahu, perbedaan waktu Indonesia dan New Jersey 12 jam. Kita baru bangun tidur, mereka pulang kerja. Akibatnya, percakapan email jadi sangat lambat. Kirim email sekarang dibalas besok, begitu seterusnya. Waktu itu kami mengekspor mebel ke Amerika, dan consignee tidak mau menerima kiriman tersebut. Terpaksa mebel bertahan di gudang bandara. Kalau kita taruh barang di gudang bandara, ada sejumlah uang yang harus kita bayar per malam. Karena mebel ini volumenya besar, ongkos “menginap”nya mahal. Ongkos semalam bisa buat beli smartphone. Tak mau bayar mahal denda, akhirnya aku inisiatif bertukar nick name Skype. Dari situlah persahabatan kami bermula.

Aku senang berbagi dengannya. Waktu belum nikah dan masih jadi wartawati, dia kerap membantu memilihkan baju untukku lewat Skype. Uli senang bercerita tentang anjing di homestay yang selalu pakai popok, sandwich asal tumpuk buatannya, hingga kerinduannya pada Stuttgart, kampung halaman.

Waktu aku pindah rumah, Uli memintaku ambil gambar foto sudut-sudut rumah baru. Semua sudut ruangan ku foto dan kirim ke Vibernya. Dari ruang tamu, dapur mini, kamar tidur, teras depan dan belakang, semuanya. Dia cuma bilang “nice”, jawaban yang standar banget. Kamar mandi dapat giliran terakhir. Eh lha kok dia malah tanya bagaimana caraku masuk ke tempat mandi (bak). Tepok jidat!

Dia pikir, bak mandi itu seperti shower. Kita masuk ke kotakan, air memancar dari atas kepala. Uli dan orang Barat umumnya dikenal cerdas sih, tapi mereka tak mengenal teknologi canggih temuan abad 21 yang namanya : GAYUNG.

20140414-231340.jpg

Iklan

2 pemikiran pada “Tentang Orang Jerman dan Kakus Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s