Go Blog Tiga Tahun: Sebuah Perjalanan dari Perayaan

Terbangun oleh tugas membuat slide presentasi, akhirnya saya kembali memadu cinta dengan Paqmoc, laptop saya. Browsing berita terkini, mengikuti perkembangan dunia nyata dan dunia maya (baca: blogging), rasanya malam semakin larut dan saya pun semakin mesra dengan Paqmoc. Apalagi ketika menemukan berita yang menarik untuk dikupas, semakin intim saja hubungan kami. Berita tentang Balloon Boy atau Julia Robert, perkembangan tren keyword Google, Y! Messenger, Facebook, dan lomba blog selalu memenuhi ribbon tab jendela Blackozela (nama yang saya berikan untuk browser Mozilla Firefox saya dengan sedikit appearance customizing).

Iseng-iseng, saya buka blog lama. O ya, blog ini (tikawe dot wrodpress dot com) bukan blog pertama saya. Sebelumnya sudah ada Blogsome yang saya tulis sejak Oktober 2006. Ternyata eh ternyata, sudah tiga tahun saya berlaga di dunia blog. Hm, anggap lah posting ini sebagai perayaannya sekaligus Blogger Day (21 Oktober).


Menang di Titik Awal

Posting pertama saya dipublish tanggal 19 Oktober 2006, tentang Idul Fitri yang saya rasakan tahun itu. Kalau tidak salah ingat, asbabun nuzulul-nya adalah maraknya budaya salam tempel, sementara korban gempa kurang tempelan.

Posting Pertama
Posting Pertama

Posting ini bersifat opini, karena saya memang rajin beropini. Sayangnya sekedar opini. ๐Ÿ˜€ Sejak kecil saya diakrabkan dengan beropini lewat tulisan. Berawal dari hadiah ulang tahun dari Bapak berupa buku diary, saya menuliskan apa yang saya alami sehari-hari sejak kelas 2 SD (baru belajar nulis, tulisan tangan masih latin gag jelas). Kronologi peristiwa, cara berpikir orang lain, dan bagaimana seharusnya peristiwa itu terjadi, hampir selalu menjadi topik perbincangan di diary. Inilah awal saya menulis, termasuk menulis opini. Kelas 2 SMP, saya dikenalkan dunia cyber oleh adik kelas, Renny namanya. Di Prima Net, saya diajari chat dengan mIRC, membuat account di Yahoo!, dan sebagainya. Dari situ kemudian saya mengeksplor sendiri belantara maya, hingga menemukan jalan setapak menuju online diary alias blog.

Menjajah Sejarah

Jawa Pos 14 Desember 2006
Jawa Pos 14 Desember 2006

Blog saya di Blogsome mencatat banyak sekali sejarah hidup saya. Bahkan, dibandingkan blog saya sekarang, tikawe dot blogsome merekam lebih banyak jejak sejarah.Posting tanggal 26 Januari 2007 mungkin akan menjadi posting yang selalu saya simpan. Meski repost, tapi posting ini merekam jejak konyol saya menjadi Juara Nasional Olimpiade Statistika. Rekaman itu berupa berita dari Jawa Pos tertanggal 14 Desember 2006 di halaman Metropolis. Sesaat setelah pengumuman, beberapa wartawan memang menculik saya. Saya ingat betul, wartawan dari Jawa Pos itu bernama Anita Rachman. Hingga kini saya masih menyimpan nomor ponsel yang ia gunakan untuk konfirmasi berita. Di titik inilah keinginan saya untuk menjelajah dunia jurnalistik bermula, meski Mbak Anita Rachman sendiri lupa dengan saya.

Dari Olimpiade Statistika, kemudian banyak suara-suara yang menilai saya berlebihan. Menganggap saya pandai, rajin, atau apalah itu yang sebetulnya bukan saya. Gelar juara saat ini tidak saya peroleh karena saya pandai. Lha wong ujian Matematika bab Statistika saja saya harus remidi berkali-kali. Itu pun saya harus puas dengan nilai 4,6 (pengakuan dosa. Hehehehe…) . Kompetisi tersebut saya ikuti lantaran rasa marah saya pada beberapa guru yang (saya rasa) teramat merendahkan saya. Rasa marah tersebut yang kemudian menjadi bensin untuk berkompetisi dan keep blogging. Posting curhatan asal-usul keikutsertaan saya adalah Murid Tiri Punya Mimpi dengan dua seri. Alhamdulillah, tulisan ini kemudian banyak menjadi inspirasi dan motivasi teman-teman yang biasa menjadi luar biasa.

Audiensi dengan Bupati Tegal dan Kadin P&K
Audiensi dengan Bupati Tegal dan Kadin P&K

Posting tanggal 16 Februari 2007, tak kalah bersejarah bagi saya. Posting ini bercerita tentang forum audiensi yang DISELENGGARAKAN oleh Bupati Tegal saat itu, Agus Riyanto. Di forum tersebut, Bupati Tegal menjanjikan penghargaan setingkat gaji Pegawai Tidak Tetap karena prestasi saya di kancah nasional. Siapa orangnya yang tidak bangga mendapat perhatian bahkan penghargaan dari Bupati. Tapi feeling saya saat itu mengatakan, “Forum ini hanya akan menjadi SEKEDAR forum, tanpa follow-up,”. Karena itulah saya langsung posting dengan kalimat terakhir: Kita liat aja realisasinya nanti, ok? Voila! Feeling saya tidak meleset. Forum tersebut memang hanya sekedar forum. Tidak ada realisasi yang saya terima hingga tulisan ini saya buat. Tapi tak apa, tidak saya permasalahkan. Hal-hal semacam ini saya rasa sudah biasa dirasakan oleh teman-teman rakyat Indonesia. Janji tinggallah janji, yang penting gue hepi! ๐Ÿ™‚

Iklan

23 pemikiran pada “Go Blog Tiga Tahun: Sebuah Perjalanan dari Perayaan

  1. Salam, hebat hasil karya yang hebat. Memang sebagai manusia normal rasa kecewa pasti ada, namun kami salut dengan yang namanya Kak Tika We (maaf dalam kepramukaan kita biasa memanggil dengan sebutan “Kak”) karena mampu menghadapinya dengan enjoy aja. Suatu sikap yang kadang-kadang kita perlukan untuk “melarikan diri” dari ketidaknyamanan yang kita terima. Kita salut sama Kakak. Kalau membaca tulisan Kakak kita yakin Kakak akan sukses dalam dunia penulisan. Salam….
    XP2 Scout

  2. Salam Pramuka,

    Sehubungan dengan adanya amanah pemberian award persahabatan kepada teman-teman blogger kepada kami. Kami berharap kesediaan Kakak untuk menerima 9 Award Persahabatan 2009 yang diamanahkan kepada kami, sebagai bentuk tali asih persahabatan dari para blogger.

    Terimakasih atas perhatian dan kesediaan Kakak. Semoga sukses selalu.

    Salam Pramuka.

    Take at: Bergulirlah Award Sahabat 2009

  3. met ultah ke-3 utk blog-nya. Smoga tulisan2 berikut makin tajam menguak peristiwa, menyibak fakta, menelusur idea, serta menggiring canda tanpa mengurangi dahaga kenikmatan membacanya..

  4. weitsss tika..udah 3 taun yo?weh2 sangar dehh..tulisanmu bagus tik.runtut.pengen deh bisa nulis runtut. aku biasae suka ngoceh kmana2 sampe jauhh dari cerita awalnya huhu…

  5. Hwahahahaha…
    LOL
    =))

    Asli, komen-e pada lebay deh.. Aku Ge eR neh..

    @ XP2 Scout: Wokeh wokeh, matur tengkyu.. Saya masih semedi untuk award neh, karna belum banyak teman blogger. ๐Ÿ˜€

    @ (Mas) Onnosz: Wuuuzzzz… Sekalian ja: semuanya akan dikupas secara tajam, setajam SILET!! Hehehehe…

    @ Miss Tyzha: Tengkyu.. tulisanmu masih jwaaaauuh lebih bagus. Aku belum punya keberanian utk blogging in english, takut ditaksir bule. Hahahaha… Two thumbs up 4 ur blog, galz!

    1. Sudah Mbak, pokoknya ambil saja award yang kita serahkan pada Mbak. Selanjutnya tolong award tersebut digulirkan pada teman-teman yang lain. Award di ambil di sini . Makasih, sukses selalu! Salam persahabatan.

  6. de Tika…
    masih ingat awaI pembuka sambutan sy ketika itu?
    (saya hrs memanggiI apa nih pada kaIian semua…anak-anak, kok rasanya bagaimana yah; toh sepertinya usiaku tak begitu berseIisih jauh kan? maka, maaf jika saya menyebut kaIian dengan teman atau dik saja)
    masih ingat jg kah, beberapa waktu IaIu – pIus minus 2 tahun nan, kita dipertemukan di dunia maya wat FB. dan akhamduIiIIah ‘janji’ dan ‘hepi’ mu kuketahui di tembok ini (meminjam istiIahmu), dan tentu dik Tika pun – mungkin, sy kira menjadi tahu puIa ternyata janjiku sudah bukan ‘sekedar forum, sekedar janji’.
    ada yang bisa kita petik dari ‘hepi’mu dik…
    adaIah bukti dasyatnya komunikaSI (SiIaturakhim). maka, aku sampaikan terima kasih atas komunikasi yg terbangun seIama ini.
    semangat sore….!

  7. Buat Pak Agus: manakah yang dimaksud ” ternyata janjiku sudah bukan ‘sekedar forum, sekedar janji”?
    Komunikasi? publisitas? no

  8. sebagai sesama muslim saya hanya mengingatkan ;
    yaa ayuhalladzi naamanu aufu bil uqud
    artinya
    Wahai orang orang yang berIMAN , PENUHILAH janji janjimu
    (QS. Al Maidah , ayat 1 )

  9. Wah aku mo kasih komentar apa ya….???
    Em….
    Slamat aja deh & moga makin sukses….
    Hehehe….
    (Komen paling singkat, nggak padat, nggak berisi,,,,, hihihi….)

    1. :”> Blushing..
      Thankyou.. I’m a student, not a profesional journalist. But I hope having same capability as profesional journalist. LOL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s